5 Agustus 2014

Tentang Ular



Ada teman yang posting gambar tentang ular yang menggigit orang yang justru sudah menyelamatkan dirinya dari maut. 
Dari cerita & gambar itu mungkin bisa disimpulkan begini :

Seekor ular menggigit kita karena ia adalah "ular" dan ia merupakan pembohong yang mempesona & memanipulasi dengan keindahan gerakannya & mungkin warna2 kulitnya, sampai kita bisa membuka mata dan telinga dan dengan bijaksana memilih pergi menjauh, atau diam menunggu hingga ia pindah untuk korban berikutnya. 

Dan yang pasti ular itu tidak memiliki hati nurani atau moral seperti layaknya manusia, yang takut akan Allah, dan tidak menyesal apa yang telah ia lakukan, atau mungkin jika ada akan segera terlupakan, karna itulah bagaimana jenis-jenis predator beroperasi.

Ular tetaplah ular... Kita tidak dapat mengubahnya..

^CMIIW^
0 Comments | More→

31 Desember 2012

Monkey See, Monkey Do !



Monkey see, monkey do yang kalo diartiin ke bahasa kita adalah Monyet melihat, monyet melakukan. Tapi makna dari kalimat ini yang saya mau cari tau sebenarnya apaan..

Kalo sepintas memaknai kalimat "Monkey See, Monkey Do" mungkin pepatah bahasa Indonesia  yang punya makna yang sama "Guru kencing berdiri, murid kencing berlari"...

Yang maknanya sama - sama meniru apa yang diajarkan/dilihat...

Kalimat singkat Monkey see, monkey do ini sebenarnya punya makna dan efek yang cukup dalem..

contohnya nih.. Kita jalan disuatu tempat trus kita berpapasan sama orang asing yang belum kita kenal, kemudian orang asing tersebut tersenyum, secara "otomatis" kita juga balas tersenyum.

Setelah nyebrang ke blog tetangga, ada penjabaran dari proses "otomatis"tersebut.

Pada tahun 90-an, ilmuwan neurosains dari Universitas Parma Italia: Giaocomo Rizzolatti, Vittorio Gallese, dan Leonardo Fogassi menemukan sebuah jaringan sel otak yang mereka namai mirror neuron.
Mirror neuron ini benar-benar berfungsi seperti cermin. Dia memantulkan/memaknai hasil pengamatan yang dilakukan seseorang. Mirror neuron ini memungkinkan manusia untuk ber-empati, ber-simpati, merasakan perasaan orang lain, memaknai ekspresi wajah, dan belajar dengan cara meniru.

Dan ada juga yang menjabarkan monkey see, monkey do itu dengan apapun tindakan yang kita lakukan didepan cermin selalu memantul kembali ke diri kita, begitu pula dengan manusia. Selain mendapat balasan senyuman dari orang yang tersenyum untuk kita, juga apabila kita memarahi seseorang, reaksi yang dapat ditebak adalah orang tersebut juga terbawa emosi. Keuntungannya adalah, kita bisa mengendalikan perasaan kita untuk mengendalikan perasaan orang lain.



Jika kita ingin seseorang bersikap baik kepada kita, cobalah memulai lebih dulu dengan bersikap ramah, lalu perhatikan apa yang terjadi. Secara natural lawan bicara kita pun akan meniru. Tunjukan niat baik kamu secara tulus tanpa embel-embel.
Memang aturan ini tidak berlaku untuk setiap kasus karena harus melihat kondisi-kondisi yang mempengaruhinya. Namun setidaknya demikianlah yang berlaku pada umumnya.


Jika Anda ingin orang lain melakukan sesuatu, you go first!

Dan untuk kita para orang tua, jika ingin anak kita menjadi baik maka bersikap baiklah dan ajarkan kebaikan. 
Seperti kera yang belajar dari apa yang dia lihat. Hampir mustahil apabila ada anak yang tidak belajar dari orang tuanya. Apabila orang tuanya adalah seorang pekerja keras, Insya Alloh, si anak juga akan menjadi pekerja keras. Apabila orang tuanya seorang yang jujur maka dia akan menjadi orang yang jujur. Apabila orang tuanya saling mengasihi dan sayang dengan anak-anaknya maka dia akan menjadi anak yang penuh kasih sayang juga.

 
0 Comments | More→

29 Desember 2012

LOVE ME, FORGIVE ME, AND THANK YOU


Sulit memang untuk menghilangkan begitu saja semua rasa yang pernah kita alami

Kebencian
Kemarahan
Kekecewaan
Kesakit-hatian
Kesedihan

bahkan semua luka itu kita bawa-bawa sampai sekarang
meski kita selalu sanggup tertawa
meski kita selalu sanggup ceria
meski kita selalu sanggup bahagia

dalam hati kecil kita yang paling dalam
ada satu sudut hati kita yang ingin berteriak kejujuran
meski suara itu terpendam bersama kepalsuan-kepalsuan
yang selalu menekan dan membiarkan dia terkubur

hari berganti hari
luka semakin membusuk
luka semakin menganga
luka semakin memerih

tak ada yang mampu menyembuhkan selain diri kita sendiri
berhentilah menyalahkan orang lain
berhentilah menyalahkan keadaan
berhentilah menyalahkan kondisi
berhentilah menyalahkan diri sendiri

begitulah hidup
itu yang harus disadari
ada yang harus kita sadari dari semua luka itu
pesan apa yang akan disampaikan bagi kehidupan itu sendiri
apakah hanya sekedar memberi luka menganga tanpa terobati
ataukah hanya sekedar pembelajaran yang hanya terus membuat luka

Perjalanan kehidupan akan terus beranjak, kawan
semua akan indah
bila semua luka tidak membusuk
bila semua luka tidak menganga
bila semua luka tidak memerih

cintailah kehidupan
cintailah diri sendiri
cintailah orang-orang yang telah memberi pembelajaran bagi kehidupan kita
bersamanya lah kita menjadi sekarang ini
seorang pribadi yang kuat
seorang yang mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa bantuannya
seorang yang mampu meninju kesombongan dunia
seorang yang mampu menghadapi semua kesakitan yang sudah mereka goreskan
seorang yang mampu menegakkan kepala menantang pekatnya kehidupan

ampunilah semuanya
ampunilah dirimu yang pernah menyimpan luka tanpa permisi
ampunilah dirimu yang selalu menyimpan dendam tanpa pamit
ampunilah dirimu yang selalu menyimpan marah tanpa ampun
ampunilah dirimu yang selalu menyimpan kenangan pedih tanpa ijin
ampunilah semua

biarkan mereka terbang bersama angin
biarkan mereka pergi tanpa menoleh lagi
biarkan mereka hanyut bersama semua airmata
biarkan mereka berlalu bersama helaan nafas panjangmu
biarkan mereka menguap bersama segala kehendak pengampunanmu

berterima kasihlah pada diri sendiri yang sudah setia menemani kita saat suka dan duka
berterima kasihlah pada raga ini yang sudah menuntun langkah kaki untuk terus maju meski terseok
berterima kasihlah pada keadaan yang membuat diri ini menyadari ada luka yang harus diakhiri
berterima kasihlah pada mereka yang sudah memberikan semua kepahitan ini
tanpa mereka kita tak pernah bisa belajar bahwa ada kehidupan yang harus dijalani
tanpa mereka kita tak pernah bisa mengakui bahwa ada bahagia yang harus kita jemput


---------------------------

Kini dirimu bukanlah dirimu yang tadi
Kini dirimu adalah dirimu yang sekarang
Dirimu tanpa luka
Dirimu yang sehat
Dirimu yang kuat
Dirimu yang siap membantu orang lain
Dirimu yang senantiasa berada dalam suka
Dirimu yang bahagia


LOVE ME
FORGIVE ME
AND THANK YOU



by Birru Sadhu (dari forum tetangga sebelah) :)
0 Comments | More→

Butterfly Effect, Domino Effect & Karma

Dimana letak ke-logis-annya??

Pasti kita pernah atau sering denger kalimat "what you get is what you gave", atau "efek domino"

   atau pernyataan ini :
“Kepak sayap kupu-kupu di sebuah tempat dapat mengakibatkan badai ditempat lain yang berjauhan.”


Nah mengenai pernyataan diatas adalah dikenal sebagai Butterfly Effect dalam teori chaos.

Sekilas mungkin terdengar tidak masuk diakal. Bagaimana bisa kepak sayap dari makhluk kecil seperti kupu-kupu dapat mengakibatkan badai.

Tetapi pernyataan tersebut sering digunakan untuk menerangkan teori Chaos kepada orang awam.

Sebuah usaha untuk me-logis-kan Butterfly Effect adalah dengan menerangkannya dengan apa yang disebut sebagai non-lokalitas penyebab.

Konsep ini menyatakan bahwa setiap kejadian mempunyai penyebab yang tidak terhitung jumlahnya (infinite cause).

Sebagai contoh, jika seseorang menemukan uang dijalan, maka hal tersebut disebabkan oleh antara lain: ada orang yang menjatuhkannya, dan karena ia (yang menemukan) mengambil jalan dimana orang tadi menjatuhkan uang tersebut. Lalu mengapa ada orang yang menjatuhkan uang? Penyebabnya akan menjadi tidak terhitung jika dilihat dari sudut pandang ini.

Dengan digunakannya konsep non-lokalitas penyebab, maka Butterfly Effect menjadi sedikit logis. Setidaknya, digunakannya kosep non-lokalitas tersebut mengimplikasikan bahwa ada penyebab-penyebab lain yang ikut berperan serta dalam menjadikan kepak sayap kupu-kupu menjadi badai.

Tapi bagaimana kalau penulis menyatakan bahwa non-lokalitas penyebab tidak relevan dalam membahas Butterfly Effect, atau dengan kata lain, hanya karena kepak sayap kupu-kupu saja, tanpa adanya penyebab yang lain secara implisit ataupun eksplisit, yang menyebabkan badai dalam konteks Butterfly Effect?

Logis kah?

Penulis ini menjawab: logis! Butterfly effect, yang dikemukakan oleh Edward Lorenz, sebenarnya adalah sebuah analogi untuk menerangkan suatu konsep dari teori Chaos, yang disebut dengan sensitifitas terhadap kondisi awal (sensitivity to initial condition). Konsep ini ditemukan oleh Lorenz, yang merupakan seorang meteorolog, ketika ia mencoba memodelkan cuaca. Secara teoritis, konsep ini dapat diterangkan sebagai berikut:

“… ketidakpastian sekecil apapun yang mungkin terdapat pada kondisi awal akan bertambah secara eksponensial seiring dengan waktu, dan pada akhirnya akan menjadi sangat besar sehingga pengetahuan akan kondisi dari suatu sistem menjadi tidak berguna.” (Baranger, Michael: Chaos, Complexity, and Entropy)

Domino Effect Setiap rencana atau rancangan, dalam bentuk apapun itu, pasti memiliki efek atau akibat yang menyertai keputusan dari rencana atau rancangan itu. Sehingga tak ada rencana atau rancangan yang tidak memiliki hasil.

Semua memiliki hasil, baik negatif ataupun positif. Hanya, menunggu waktu dan tempat sajalah, dimana hasil tersebut akan terjadi dan tertulis dalam lintasan sejarah.

Efek Domino, menurut wikipedia, adalah sebuah metafora dari sebuah kejadian beruntun dan berkaitan akibat dua peristiwa atau lebih. Layaknya sebuah rangkaian domino yang diletakkan berjajar satu dengan yang lain, ketika satu dari rangkaian tersebut diganggu (dijatuhkan.red), mengakibatkan domino lainnya ikut terganggu (terjatuh.red). Seperti itulah efek domino.



Jadi, kalau mengikuti definisi Wikipedia di atas, maka efek domino identik dengan “Butterfly Effect” yang terkenal di dunia matematika dan geofisika untuk menjelaskan Theory Chaos dimana dimetaforkan sebuah kepakan sayap kupu-kupu yang mengepak lembut di suatu tempat di Benua Australia bisa menyebabkan munculnya badai dahsyat di Myanmar.

Pada kenyataannya, baik Efek Domino, maupun Theory Domino menurut pakar politik militer, atau pun Butterfly Effect berkaitan dengan suatu perubahan kecil yang menjadi besar karena ada reaksi berantai yang berjalan menggelinding bagai bola salju, sampai akhirnya terjadi perubahan besar.

Apa yang kita pikirkan, ucapkan dan lakukan akan menghasilkan akibat yang menjadi sebab dari kejadian - kejadian setelahnya (dalam hal ini disebut Domino Effect)

Dan semua hal itu adalah trigger kejadian - kejadian lain yang lebih besar yang ada di sekitar kita, bahkan di dunia.

Jadi, semua hal yang kita pikirkan, ucapkan dan lakukan, yang mungkin menurut kita adalah hal yang sepele, kecil, sebenarnya dapat merubah Dunia (Butterfly Effect).

Karma itu sendiri adalah balasan atau akibat dari semua hal itu, baik dalam bentuk positif ataupun dalam bentuk negatif.

Secara bahasa karma berarti perbuatan, secara istilah karma berarti hasil atau akibat dari apa yang kita lakukan.

Hukum karma adalah salah satu hukum mutlak yang ada di alam semesta ini. Hukum karma mengatur tentang sebab dan akibat dari apa yang kita perbuat, bersifat universal dan akan bekerja secara alami dan adil, sebab yang baik akan mengahasilkan hasil/akibat yang baik, sedangkan sebab yang buruk akan menghasilkan hasil/akibat yang buruk pula.

Hal ini sangat berhubungan erat dengan Hukum Tarik Menarik : Hukum Universal ini menunjukkan bagaimana kita menciptakan sesuatu, peristiwa dan orang-orang yang datang ke dalam kehidupan kita.

Pikiran, perasaan, kata-kata dan tindakan memproduksi energi yang, pada gilirannya akan menarik energi-energi yang serupa. Energi negatif menarik energi negatif dan energi positif menarik energi positif.

Mengapa dikatakan hukum yang mutlak, karena tidak ada satu mahlukpun yang bisa mencampuri atau merubah hukum ini sekehendak hatinya. Hukum karma diciptakan Tuhan untuk memberikan keadilan terhadap setiap mahluknya, dan agar mereka bisa belajar dari sikap/tingkah lakunya dan memahami arti-arti kehidupan.

Banyak diantara kita yang telah melupakan salah satu hukum mutlak ini, padahal ini adalah salah satu hukum yang seharusnya kita jadikan pedoman untuk bercermin terhadap perbuatan dan masa lalu kita. Agar kita bisa belajar dari apa telah kita perbuat, dan memperbaikinya lalu membuatnya menjadi jauh lebih baik.

Apakah yang telah terjadi pada kita sekarang ? maka tanyakanlah Apakah yang telah kita sebabkan di masa lalu ?

Karma Negatif Karma negatif (buruk) adalah karma/hal buruk yang didapatkan/dihasilkan karena perbuatan negatif. Karma ini bisa berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama ataupun sekejap, tergantung dari senegatif atau seburuk apa perbuatan yang kita lakukan sebelumnya.

Karma Positif Karma positif (baik) adalah karma/hal baik yang didapatkan/dihasilkan karena perbuatan positif. Karma positif diperoleh selain disebabkan oleh perbuatan yang baik, juga ketika ada mahluk yang bisa memperbaiki karma negatifnya, baik itu secara langsung ataupun tidak langsung.

Sebagai tambahan pengetahuan untuk kita semua, Karma dibagi menjadi tiga macam :

Sancita Karmaphala : karma dari perbuatan dikehidupan yang lalu, tapi baru dirasakan di kehidupan sekarang. Karma ini yang membuat ada orang2 yang sering berbuat jahat tapi dia selalu beruntung (hal ini mungkin disebabkan pada khidupn sebelumnya dia org baik, akan tetapi dia blum sempat merasakan semua karma positif di kehidupan tersebut, maka dr itu sisa karma positif masih melekat dlm dirinya dan akan dilunasi dikehidupan sekarang).

Prarabda Karmaphala : karma dari perbuatan dikehidupan sekarang, dan dirasakan di kehidupan sekarang. karma ini yang membuat ada orang2 yang meskipun sudah melakukan kecurangan dalam mencari keuntungan lebih saat berdagang tapi hidupnya tetap merasa tidak bahagia, sedangkan orang lain yang bersikap jujur meskipun mendapat keuntungan lebih rendah tapi dalam hidup nya dia merasa bahagia.

Krymana Karmaphala : karma dari perbuatan dikehidupan sekarang, tapi baru akan di rasakan di kehidupan yang selanjutnya.

0 Comments | More→

31 Agustus 2012

Pergi dan Berlalulah...



Pergi dan berlalulah...
Karna aku tak mampu merubah apa yang telah terjadi..


Pergi dan berlalulah...
Mencari 'dia' yang mampu membuat mereka bangga...


Pergi dan berlalulah...
Dengan semua cerita yang telah tercipta..
Dengan semua duka yang telah mampu kita rubah menjadi suka..


Pergi dan berlalulah...
Dengan semua bahagia yang tak mampu membuat 'bangga'...


Pergi dan berlalulah..
Bawalah semua kenangan indah
Jagalah.. Jangan biarkan kenangan itu ternoda...


Pergi dan berlalulah..
Aku tetap disini, seperti ini dengan segala 'hal' yang kumiliki yang tak mampu aku rubah...



Pergi dan berlalulah...
Berlalu seperti angin yang memberi kesejukan..
0 Comments | More→

18 November 2011

Ya ALLAH I'm SORRY ! :(



Ya Allah.....!
it hurts when I have to let go the things I really love..
it hurts when I have to lose something that I really want..
it hurts, Allah…
it hurts..

but believe me, Ya Allah..
I will feel hurt most when I know disobey You..
it hurt most, Allah..
believe me..
believe me….

I realize that I can never live without Your mercy..
I realize that I can never smile without the concious that You are pleased with me..
I realize that I can never lead my life if You are unhappy with me..

I am sorry..
I am really really sorry..
For I have neglected You for long time..
For I have loved others more than I should love You..
For I have prioritized others more than I should..

Even then…
You still gives me food to eat.. when I am not supposed to eat what I shouldn't eat
You still gives me eyes to see.. when I am not supposed to see what I shouldn't see
You still gives me ears to hear.. when I am not supposed to hear what I shouldn't hear
You still gives me skin to touch.. when I am not supposed to touch what I shouldn't touch
You still give the air I'm breathing now.. when I have done tonnes of mistakes..

How can someone not fall for You??
You are very nice Ya Allah..
You are very kind Ya Allah..
You are great Ya Allah..

but I forget..
I'm so occupied with this world..
I'm so busy with my life..
I'm so so so busy about myself..

I can never forgive myself if this were to happen again..
how can I do that to You Allah…I'm such an arrogant slave..
I'm not thankful to You…
I feel embarrased Ya Allah..I'm embarrased…Ya Allah!

but please Ya Allah…
soon ONE DAY I will be meeting You YA ALLAH!
FORGIVE me on that day YA ALLAH
HAVE MERCY on that day YA ALLAH
SHOWER YOUR BLESSINGS on that day YA ALLAH
THAT is my only WISH...YA ALLAH!

*from I love Allah
2 Comments | More→

27 Oktober 2011

Song of the day ! :p

Hampir tiap hari di kantor, kerjanya selalu diiringi musik.. xixi music addict nih :p
Dan biasanya kalo lagi suka sama 1 lagu, lagu itu pasti terus2an diputer sampe sore... Kalo kata partner saya.. KASET KUSUT ... hihihi.. *sambil lirik ke kiri* :p
(Biasanya sih, lirik lagu2 yang saya puter itu sedikit 'curcol'... hahaha)


Nah ! hari ini saya lagi kepincut sama lagunya Oddie Agam 'Akhirnya'... dan udah pasti over and over again suaranya Om Oddie Agam (brasa kenal banget yak ? :p) terdengar...
Liriknya bikin mendadak meloooouuuuww... :'(

Nih liriknya... :

Kusadari akhirnya
Kerapuhan imanku
Telah membawa jiwa dan ragaku
Ke dalam dunia yang tak tentu arah

Kusadari akhirnya
Kau tiada duanya
Tempat memohon beraneka pinta
Tempat berlindung dari segala mara bahaya

Oh Tuhan, mohon ampun
Atas dosa dan dosa selama ini
Aku tak menjalankan perintah-Mu
Tak perdulikan nama-Mu
Tenggelam melupakan diri-Mu

Oh Tuhan mohon ampun
Atas dosa dan dosa
Sempatkanlah aku bertobat
Hidup di jalan-Mu
Tuk penuhi kewajibanku
Sebelum tutup usia
Kembali pada-Mu

Hiks hiks hiks.... :'(


*Semoga partner saya ga komplen... :p
3 Comments | More→

25 Oktober 2011

Reminders ! Sudah kah kita BERSYUKUR ??

Mau share postingan dari temen nih... Buat saya kalimat2 ini tuh rasanya #JLEB banget ... :'(

"Jika kebahagiaanmu digantungkan pada kepemilikan bendawi, maka selamanya engkau takkan pernah bahagia… Sebab, kepemilikan yang satu akan menuntut ribuan kepemilikan baru yang belum kau genggam…
Dan jika itu yang menjadi acuan kebahagiaanmu, maka selamanya engkau hidup menderita…
Malang benar hidupmu yang jika hanya kaupenuhi dengan kesengsaraan hati…!
Kesulitan hidup tidak kaurenungi… Kemudahannya tidak kaunikmati….! Kesempitan kau keluhkan… Kelapangan kau abaikan…
Sakit tidak membuatmu lebih kuat… Sehat juga tidak membuat hidupmu meningkat…!
Setiap jiwa berhak bahagia, dan sangat pantas mendapatkannya… Namun…. sayangnya, hanya jiwa yang bersyukurlah yang mampu bahagia…
pensyukur adalah selalu bahagia, baik saat susah maupun mudah, saat sakit maupun sehat… Kebahagiaan takkan menyertai jiwa yang mengeluh."
......................
Jadi berasa aja, selama ini tuh tolak ukur kebahagiaan lebih ke materi.. trus setiap ada masalah or sesuatu yang gak sesuai sama apa yang diharapin nanggepinnya suka lebay, seakan dunia berhenti berputar, brasa jadi orang yang bener2 paling menderita... Padahal itu cuma sebagian kecil dari nikmat yang dikurangin sama ALLAH dibanding sama banyak nikmat lainnya... Kalo udah gitu boro2 mo inget bersyukur atas banyak nya nikmat yang ALLAH kasih ke kita.. :'(

Kalo mau di hitung2 nikmat yang ALLAH kasih ke kita, ga bakalan bisa ke hitung deh... Dan ALLAH gak pernah minta imbalan ke kita buat semua nikmat yang DIA kasih..

Ini cuma sebagian kecil contoh nikmat yang ALLAH kasih :
  1. Anggota tubuh yang lengkap. Biasanya kita baru sadar klo udah dikurangi sama ALLAH. And nantinya nikmat anggota badan ini, bakalan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah.
  2. Kesehatan. Nikmat yang satu ini gak bisa dinilai dengan uang. Jika kita sakit, gak sedikit uang kita keluarin buat berobat. Dua kenikmatan yang kebanyakan kita lupa itu sehat & waktu luang.
  3. Harta. Orang yang bersyukur kepada Allah akan menggunakan harta sesuai dengan apa yang telah diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  4. Keamanan. Orang yang gak mencampurkan keimanan dan kedholiman maka baginya ‘keamanan’. Dengan nikmat keamanan ini, kita bisa beribadah ataupun menuntut ilmu dengan perasaan tenang.
  5. Hidayah beragama Islam dan nikmat iman. SUBHAANALLAH !!, ini adalah nikmat yang paling besar. Mengapa begitu ? Karena dengan nikmat ini kita bisa ngebedain antara kejahatan dan kebaikan, mana yang boleh & mana yang gak boleh kita lakuin oleh agama.
Itu baru sebagian keciiiiiiiilll... sooooo
'maka, nikmat Tuhan mana lagi kah yang kamu dustakan ??' (Ar-Rahman : 55)

"Dan ingatlah tatkala Rabbmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Ibrahim: 7).

Udah jelas tuh, sebenernya WAJIB bagi kita buat bersyukur... !!!

Rasulullah memberikan nasihat kepada Mu’adz :

Demi Allah, aku benar-benar mencintaimu. Maka di setiap penghujung shalat janganlah kamu lupa membaca “Allaahumma a’innii ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatika” (Ya Allah, tolonglah aku agar selalu ingat kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan baik ibadahku kepada-Mu)


*semoga bermanfaat ya.. semoga kita selalu menjadi hamba ALLAH yang penuh
rasa syukur.... Amiiiiiiin YRA !
2 Comments | More→